Perkuat Mutu Pendidikan Vokasi, 11 Perguruan Tinggi Ikuti Pelatihan SPMI di PPGI
Admin
Publish : 29 Sep 2026 | 20:17
KEBUMEN – Upaya memperkuat kualitas dan budaya mutu pendidikan tinggi vokasi terus dilakukan melalui peningkatan kapasitas perguruan tinggi dalam menerapkan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Salah satunya melalui Pelatihan SPMI Perguruan Tinggi Vokasi yang digelar di Politeknik Piksi Ganesha Indonesia (PPGI), Kebumen, pada 28–29 September 2026.
Kegiatan selama dua hari tersebut diikuti oleh 11 perguruan tinggi dari berbagai daerah. Pelatihan menjadi forum bersama untuk meningkatkan pemahaman mengenai implementasi SPMI sekaligus mendorong perguruan tinggi agar mampu membangun sistem penjaminan mutu yang berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.
Pelatihan menghadirkan Prof. Dr. Ir. Era Purwanto, M.Eng., IPU., ASEAN.Eng. sebagai narasumber. Materi yang disampaikan tidak hanya menitikberatkan pada pemahaman konsep penjaminan mutu, tetapi juga diarahkan pada penerapan SPMI secara nyata di lingkungan perguruan tinggi.
Direktur Politeknik Piksi Ganesha Indonesia, Ari Waluyo, S.ST., M.M., MOS., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pelatihan tersebut. Menurutnya, penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal memiliki peran penting dalam memastikan proses peningkatan mutu pendidikan tinggi dapat dilakukan secara terarah dan berkesinambungan.
Beliau menegaskan bahwa pelatihan SPMI tidak seharusnya berhenti pada pemahaman materi selama kegiatan berlangsung. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh peserta perlu diterjemahkan menjadi langkah konkret yang dapat diterapkan di perguruan tinggi masing-masing.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh peserta dapat memiliki pemahaman yang semakin kuat mengenai implementasi SPMI. Yang terpenting, hasil pelatihan ini dapat ditindaklanjuti melalui langkah nyata untuk meningkatkan mutu pendidikan di masing-masing perguruan tinggi,” ujar Beliau.
Menurutnya, keberadaan sistem penjaminan mutu menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola pendidikan tinggi yang terus melakukan evaluasi dan perbaikan. Dengan demikian, peningkatan mutu tidak hanya dilakukan ketika terdapat kebutuhan tertentu, tetapi menjadi bagian dari proses yang berlangsung secara terus-menerus di lingkungan perguruan tinggi.
Lebih lanjut, Beliau menjelaskan bahwa budaya mutu tidak cukup dibangun hanya melalui pemenuhan berbagai dokumen administrasi. Dokumen mutu memang menjadi bagian dari sistem penjaminan mutu, namun implementasinya perlu diikuti dengan proses evaluasi, pengendalian, dan perbaikan secara berkelanjutan.
Dalam konteks tersebut, perguruan tinggi dituntut tidak hanya memiliki dokumen sebagai bukti pelaksanaan sistem mutu, tetapi juga mampu memastikan bahwa proses yang dirancang benar-benar berjalan dan memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pendidikan.
Karena itu, kolaborasi antarpeserta menjadi salah satu bagian penting dalam pelatihan. Pertukaran pengalaman dari berbagai perguruan tinggi dapat menjadi bahan pembelajaran bersama, terutama dalam menghadapi tantangan implementasi penjaminan mutu di lingkungan institusi masing-masing.
Melalui forum tersebut, peserta juga memiliki kesempatan untuk mendiskusikan pengalaman dan pendekatan yang telah dilakukan dalam mengembangkan sistem penjaminan mutu. Proses berbagi pengalaman diharapkan dapat memperluas perspektif peserta mengenai penerapan SPMI pada perguruan tinggi vokasi.
Dalam pelatihan SPMI tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai sejumlah aspek penting dalam sistem penjaminan mutu internal perguruan tinggi. Materi antara lain mencakup penguatan implementasi SPMI, siklus PPEPP, penyusunan dokumen mutu, evaluasi, hingga tindak lanjut peningkatan mutu pendidikan tinggi vokasi.
Siklus PPEPP yang terdiri atas Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan menjadi salah satu bagian penting dalam sistem penjaminan mutu internal. Pemahaman terhadap siklus tersebut diharapkan dapat membantu perguruan tinggi menjalankan proses peningkatan mutu secara sistematis.
Peserta tidak hanya menerima materi melalui pemaparan narasumber. Pelatihan juga dikemas secara interaktif melalui diskusi, studi kasus, simulasi, serta kerja kelompok.
Pendekatan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk memahami penerapan SPMI melalui berbagai situasi dan permasalahan yang relevan dengan pengelolaan mutu pendidikan tinggi.
Dengan metode tersebut, peserta diarahkan untuk tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mampu menyusun langkah implementasi yang dapat diterapkan di lingkungan kerja masing-masing.
Salah satu bagian penting dari kegiatan adalah penyusunan peta implementasi SPMI dan action plan. Peserta diarahkan untuk menyusun rencana tindak lanjut yang dapat digunakan sebagai acuan dalam mengimplementasikan hasil pelatihan di unit maupun program studi masing-masing.
Penyusunan action plan tersebut menjadi bagian dari upaya agar hasil kegiatan tidak berhenti pada proses pelatihan. Rencana yang telah disusun diharapkan dapat diteruskan dengan langkah nyata sesuai dengan kondisi, kebutuhan, dan karakteristik masing-masing perguruan tinggi.
Dengan adanya peta implementasi, perguruan tinggi diharapkan memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai tahapan penguatan SPMI. Sementara action plan dapat menjadi dasar untuk menentukan berbagai langkah tindak lanjut dalam proses peningkatan mutu.
Sebanyak 11 perguruan tinggi mengikuti kegiatan Pelatihan Sistem Penjaminan Mutu Internal Perguruan Tinggi Vokasi tersebut.
Ke-11 perguruan tinggi tersebut yakni Akatek Bogor, AKATELKOM Bogor, Politeknik Katolik Mangunwijaya Semarang, Politeknik Pajajaran ICB Bandung, Politeknik Piksi Ganesha Bandung, Politeknik Sawunggalih Aji Kutoarjo, STIKES Mamba’ul ‘Ulum Surakarta, STIKES Pemkab Purworejo, STKIP Majenang Cilacap, Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo, dan IAINU Kebumen.
Keterlibatan perguruan tinggi dari berbagai daerah tersebut menunjukkan adanya ruang kolaborasi dalam penguatan penjaminan mutu pendidikan tinggi. Masing-masing institusi dapat saling berbagi pengalaman sekaligus memperluas pemahaman mengenai pelaksanaan SPMI.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk membangun kesamaan pemahaman mengenai pentingnya penjaminan mutu internal sebagai bagian dari proses pengelolaan perguruan tinggi.
Pelatihan SPMI di PPGI diharapkan dapat memberikan dampak lanjutan bagi masing-masing perguruan tinggi peserta. Pemahaman yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat diterapkan melalui berbagai program dan langkah nyata dalam penguatan sistem penjaminan mutu internal.
Peningkatan mutu pendidikan tinggi pada dasarnya merupakan proses yang membutuhkan konsistensi. Evaluasi dan perbaikan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar sistem yang telah dibangun dapat terus berkembang sesuai kebutuhan perguruan tinggi.
Melalui pelatihan tersebut, perguruan tinggi peserta diharapkan memiliki pemahaman yang semakin kuat mengenai implementasi SPMI, mulai dari penyusunan dan pelaksanaan sistem, evaluasi, pengendalian, hingga peningkatan mutu.
Kolaborasi yang terbangun selama kegiatan juga diharapkan tidak berhenti setelah pelatihan selesai. Pertukaran pengalaman dan pengetahuan antarpeserta dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya mutu di masing-masing institusi.
Dengan demikian, Pelatihan SPMI Perguruan Tinggi Vokasi di PPGI menjadi salah satu ruang bersama untuk memperkuat komitmen terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Kesamaan pemahaman, kolaborasi, serta tindak lanjut yang konkret diharapkan dapat mendukung terciptanya budaya mutu yang terus tumbuh dan berkembang di lingkungan perguruan tinggi vokasi.
editor : admin
Berita :
Berita Kampus
Perkuat Mutu Pendidikan Vokasi, 11 Pergu...
Admin
30 Sep 2026 | 05:17 5
Mahasiswa Politeknik Piksi Ganesha Indon...
Admin
30 Sep 2026 | 04:45 174
Semarak Puncak Dies Natalis ke-24 PPGI: ...
Admin
30 Sep 2026 | 04:45 219
MD Docu Fest 2026 Meriahkan Dies Natalis...
Admin
30 Sep 2026 | 04:45 234
Sukses Digelar, Lomba Eco-Innovation 202...
Admin
30 Sep 2026 | 04:45 195
Piksi Ganesha Badminton Championship 202...
Admin
29 Sep 2026 | 18:34 218
Voice of Glory English Solo Vocal Compet...
Admin
29 Sep 2026 | 18:49 143
PPGI Gelar Seminar Future Ready Generati...
Admin
30 Sep 2026 | 00:56 83
Politeknik Piksi Ganesha Indonesia Gelar...
Admin
29 Sep 2026 | 01:56 129
Politeknik Piksi Ganesha Indonesia Gelar...
Admin
29 Sep 2026 | 16:19 108
Program Studi :
Program Studi PPGI
Nama Program Studi
Akreditasi A
Pendaftaran : Dibuka
Nama Program Studi
Akreditasi A
Pendaftaran : Dibuka
Nama Program Studi
Akreditasi A
Pendaftaran : Dibuka
Berita :
Berita Kampus