Politeknik Piksi Ganesha Indonesia
Berita Webmail E-Journal Siakad Sister Simlitabmas simbelmawa

SOSIALISASI PENCEGAHAN KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN OLEH DINAS SOSIAL PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PE

by :  Kemahasiswaan PPGI |  2022-08-18

Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kebumen  menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan bertempat di Aula Lantai 2 Kampus Politeknik Piksi Ganesha Indonesia. Acara dimulai pukul 09.00 s.d 13.00 WIB (15/08/2022).

Peserta terbatas yakni diikuti oleh 50 mahasiswa dan sesuai pertokol kesehatan, acara tersebut dibuka oleh Kepala Bidang P3A selaku PPTK Ibu Marlina Indrianingrum, SKM., M.Kes., dan di hadiri narasumber Ibu Rofiah, S.Psi., M.Psi. ( Psikolog ) serta bapak Toni Rio, S.P., S.H, M,H., dari Polres Kebumen. 

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyampaikan kegiatan ini dapat upaya yang ditujukan untuk melindungi perempuan dan anak serta memberikan rasa aman dalam pemenuhan hak-haknya dengan memberikan perhatian yang konsisten dan sistematis yang ditujukan untuk mencapai kesetaraan gender seperti berkurangnya kasus kekerasan terhadap perempuan, meningkatnya kualitas penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan, berkurangnya kasus kekerasan terhadap anak, serta Meningkatnya kualitas layanan perlindungan khusus kepada anak.

Ibu Rofiah, S.Psi., M.Psi., menyampaikan dampak psikologis kekerasan pada perempuan dan anak kekerasan terhadap perempuan dapat memiliki dampak psikologis yang buruk seperti trauma, reaksi fisik, keinginan bunuh diri, dan berbagai reaksi negatif lainnya dan perlu butuh waktu yang lama untuk memulihkan si korban tersebut, sayangnya kekerasan terhadap perempuan baik secara verbal, seksual, maupun fisik penyembuhannya tak semudah luka akibat cedera bukan hanya fisik, tapi kehidupan psikologisnya juga menjadi taruhan.

Menurut Toni Rio, S.P., S.H, M,H., pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, beliau mengajak, seluruh elemen masyarakat berperan aktif menyelesaikan persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak tersebut.

"Kekerasan terhadap anak harus diperangi bersama dan dicegah sejak dini. Karena anak adalah amanat Allah SWT yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya, sehingga mereka bisa tumbuh dan berkembang sebagai generasi penerus keluarga, bangsa, dan agama," pungkasnya.



Share :

Berita Terkini

PROGRAM MSIB TAHUN 2022

PENANDATANGANAN MOU POLITEKNIK PIKSI GANESHA INDONESIA DENGAN PT. SINAR SOSRO

PENDAFTARAN MAHASISWA GELOMBANG 3

SOSIALISASI PENCEGAHAN KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN OLEH DINAS SOSIAL PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PE